Evaluasi Jabatan vs Analisa Beban Kerja


je-vs-wla

@copyright chart: adilkurnia

Evaluasi jabatan (job evaluation) adalah prosedur sistematis untuk menentukan harga relatif dari seluruh jabatan yang ada di dalam suatu organisasi/ perusahaan. Hasil dari evaluasi jabatan adalah nilai jabatan (job value). Selanjutnya nilai jabatan dari masing-masing jabatan dikelompokkan ke dalam kelas-kelas jabatan (job class/ job grade) dengan perhitungan statistik atau metode tertentu. Dengan demikian, hasil dari evaluasi jabatan yang berupa nilai jabatan merupakan informasi dasar bagi penyusunan kelas/ grade jabatan.

Selain itu, evaluasi jabatan bertujuan memperoleh informasi mengenai keadilan internal (internal equity) yaitu gambaran perbandingan mengenai berat ringannya antar jabatan di dalam suatu organisasi/ perusahaan. Jadi jabatan yang fungsi, tugas, tanggungjawab dan kontribusinya terhadap perusahaan lebih besar maka adalah adil kalau nilai jabatannya (job value) lebih tinggi dibandingkan jabatan yang lain sehingga hal ini berdampak pada jumlah kompensasinya juga menjadi lebih besar dibandingkan dengan jabatan-jabatan yang lebih ringan. Umumnya semakin tinggi nilai jabatan maka akan semakin tinggi tingkat/ level dari jabatan tersebut. Dapat dikatakan nilai jabatan berkorelasi positif dengan tingkat/ level jabatan.

Sebagaimana terlihat pada gambar di atas, beban kerja sebagai hasil analisa beban kerja (workload analysis) memiliki arti dan peranan yang berbeda dengan nilai jabatan. Dalam hal ini tinggi rendahnya tingkat/ level suatu jabatan tidak ada hubungannya atau tidak berpengaruh terhadap tinggi rendahnya beban kerja dari jabatan tersebut. Setiap jabatan (yang ditempati 1 orang) di dalam suatu organisasi/ perusahaan diharapkan memiliki beban kerja yang optimal yaitu sebesar 100% atau 1 FTE (Full Time Equivalent). Hal ini terjadi karena memang analisa beban kerja dilakukan untuk tujuan yang berbeda yaitu meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Sementara evaluasi jabatan sebagaimana telah dijelaskan di atas yaitu dilakukan untuk tujuan menentukan grade jabatan dan sistem remunerasi/ penggajian.

Sumber:
Materi Workshop WLA oleh Adil Kurnia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: