Cerita Mistis Kuil Cina di Kota Darwin


Image

Kuil Chung Wah di kota Darwin, Australia Utara, memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Dibangun di pusat kota Darwin ketika tanah kota tersebut masih berdebu dan berlumpur, kuil ini juga telah mengalami kerusakan dari serangan badai dan juga penjarahan pada masa Perang Dunia.

Sejarah komunitas Cina di Australia bisa ditarik sampai ke abad ke-19. Adam Lowe, yang sudah menjadi anggota Chung Wah Society sejak tahun 1960 dan sempat menjadi presiden, mengetahui banyak hal tentang bagaimana kuil Chung Wah dibangun.

“Kakek saya tiba di Australia pada tahun 1870. Saat itu, banyak warga Cina dari Cina yang datang ke Australia untuk mencari emas, dan mereka datang dari komunitas yang berbeda-beda, dan semua ingin membangun kuil sendiri-sendiri, tapi tidak punya uang. Jadi, mereka mengumpulkan uang bersama dan membangun satu kuil untuk digunakan bersama,” katanya.

Kuil tersebut kini telah beberapa kali dibangun ulang, termasuk setelah Perang Dunia II ketika Darwin menjadi salah satu pusat peperangan antara Sekutu dan Jepang. Yang mengejutkan, tentara Australia-lah yang dikatakan oleh presiden Chung Wah Society, Austin Chin, sebagai penjarah.

“Setelah perang, tentara Australia, sayangnya, menjarah kuil ini,” katanya.

Penjarahan tersebut menyebabkan kuil itu tidak lagi dipakai, hingga dibangun kembali pada tahun 1959.

Untuk meningkatkan keamanan, kuil tersebut dibangun ulang dengan menggunakan gerbang besi. Dan setelah itulah sebuah cerita misterius terjadi.

Penjaga kuil, Dennis Low, tahu tentang peristiwa ini.

“Pada malam hari, gerbang besi itu semua dikunci. Dan tengah malam, ada suara-suara berisik dari dalam kuil,” katanya.

Pada saat itulah, kakek Austin Chin datang untuk membuka gerbang dan melihat ke dalam kuil, dan melihat tidak ada siapa-siapa. Tapi komunitas Cina di Darwin pada saat itu percaya, dewa-dewa pada malam itu datang karena tidak suka kuil tersebut ditutup dengan gerbang besi.

Dennis Low mengatakan, sejak itu gerbang besi diruntuhkan dan kuil tersebut kembali dibuka. 

Image

Presenter: Clare Rawlinson

Sumber: http://www.radioaustralia.net.au

Advertisements

2 Comments

  1. October 4, 2013 at 7:58 am

    Dear pak Adil, maaf kalo saya meninggalkan jejak di postingan ini. Perkenalkan saya Luhur dan akan ke darwin sekitar bulan januari tahun depan, saya ingin berkomunikasi via email dgn bapak namun setelah buka linkedn pun saya ga menemukan email bapak 🙂 jika berkenan apa saya bisa email bapak? email saya luhurkorsika@gmail.com. terima kasih pak

    • adilkurnia said,

      October 5, 2013 at 3:16 am

      Ya silahkan Mas luhur… Saya juga sudah add di FB


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: