My Colleague from Burundi, Africa


Image

Simon Bahati, pria berkulit hitam dan bertubuh gempal tak terlalu tinggi ini berasal dari Burundi, sebuah negara di Afrika yang berbatasan dengan Tanzania. Ia adalah kolegaku di CSC (Casuariina Senior College) yang baru saja bergabung sekitar dua bulan yang lalu. Tapi ternyata ia bukan orang yang sama sekali baru, karena dua tahun yang lalu ia pernah bekerja di CSC selama lebih kurang 2 tahun. Dia pindah keluar dari CSC karena tergiur pekerjaan lain untuk menjadi supir bus sekolah (School Bus Driver) yang gajinya lebih besar dan memiliki keleluasaan waktu yang banyak. Tapi setelah mencoba bekerja di sana selama 2 tahun, ternyata ia mengalami kesulitan bersosialisasi dengan lingkungan di sana karena keterbatasannya dalam berbahasa Inggris. Secara tidak langsung ia merasa kesempatan pengembangan karirnya pun menjadi terbatas bahkan terhambat. Untuk itu dia memutuskan untuk belajar memperdalam dan memperlancar bahasa Inggris kembali di AMEP (Adult Migrant English Program) di pagi hari, lalu siang sampai sorenya dia bekerja sebagai Cleaner di CSC. Itulah ceritanya mengapa ia bisa bertemu denganku di CSC sebagai kolega sesama Cleaner.

Image

Sebagai orang yang berusaha mencari teman sebanyak dan seberagam mungkin yang sekaligus memperlancar bahasa Inggrisku, aku pun sering berusaha menyapa duluan setiap ada orang yang baru kukenal termasuk Simon sebagai kolega baru yang diperkenalkan Julie Bannetts Supervisorku di CSC. Aku agak berani menyapanya duluan karena sepertinya aku pernah melihatnya di gedung AMEP ketika aku bertugas sebagai Cleaner di sana (gedung Orange 4, Charles Darwin University). Untuk diketahui selama hampir 10 bulan ini di hari kerja setiap pagi jam 5 sampai dengan jam 9, aku bekerja sebagai karyawan Spotless yang bertugas membersihkan gedung Orange 4 di CDU.

Berbeda dengan penampilan fisiknya yang hitam gempal, ternyata sebenarnya Simon adalah seorang yang ramah dan murah senyum. Kelancaran dan perbendaharaan kata (vocabulary) bahasa Ingrisnya kelihatannya lebih baik dari aku, tapi pronounciation-nyamasih  kurang bagus sehingga agak sulit juga aku menangkap apa yang dia maksud. Dari penampilan fisik dan ekspresi wajahnya sepertinya ia masih muda, tapi aku keliru ternyata ia sudah menikah dan memiliki 4 orang anak. Jadi hati-hati jangan melihat seseorang hanya dari penamp;ilan saja, istilahnya “don’t judge the book by its cover”…

Ada sesuatu yang lucu dan unik ketika kami (juga bersama kolega lain yaitu Ina dari Bulgaria dan Noi dari Thailand) bercakap-cakap dengan Simon mengenai anak. Ketita aku bertanya “How many children do you have, Simon?” Dia menjawab “Four” sambil mengangkat tangan dengan memberi tanda jari yang menurutku dan juga rekan-rekan lain itu artinya dua bukan empat (lihat foto). Setelah aku bertanya lagi dan minta dia serius menjawabnya, dia lalu menjelaskan bahwa di negaranya Burundi, tanda untuk angka 4 ya seperti itu (seperti tanda 2). Kalau tanda angka 1, 2 dan 3 sama dengan yang selama ini kita ketahui, tapi untuk tanda angka 5 berbeda lagi yaitu dengan tangan “menggenggam”, seperti ngajak berantem aja, hehe… Ada-ada saja… ternyata lain budaya maka bisa berlainan pula cara-caranya, asal jangan sampai menimbulkan salah pengertian atau salah persepsi saja.

Alhamdulillah sudah dapat pengetahuan/ilmu baru dari kolega baru, Simon Bahati dari Burundi.

Selamat bergabung Simon…

Image

Advertisements

2 Comments

  1. hesti said,

    February 9, 2013 at 7:55 am

    enak ya mas punya pengalaman bervariasi seperti ini, saya suka mengikuti cerita mas Adil semoga suatu saat bisa dicetak jadi buku yang laris manis

  2. adilkurnia said,

    February 9, 2013 at 8:54 am

    Uni Hesti, makasih tetap setia mengikuti dan membaca blog ini. Mudah-mudahan saya masih bisa produktif, karena sulit menyisihkan waktu untuk menulis, banyak moment menarik yang terlewatkan tidak sempat dicatat apalagi dibuat tulisan. Mohon support dan saling mendoakan aja, masih 2 tahun lagi nih tinggal di negeri orang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: