Janganlah Takut Berpisah dengan Negerimu


Seorang bijak berkata: “Jangan takut berpisah dengan negerimu untuk mendapatkan keinginanmu, karena jika engkau bangkrut (gagal) maka orang-orang yang mengenalmu akan mengingkarimu namun sebaliknya jika engkau kaya (berhasil) maka orang-orang yang mengingkarimu akan mengenalmu.”

(Al-Amtsal wal Hikam)

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, engkau akan mendapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir air menjadi jernih, jika tidak air akan keruh menggenang

Singa, jika tidak meninggalkan sarang maka tidak akan mendapatkan mangsa
Anak panah jika tidak meninggalkan busur maka tidak akan mengenai sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandangnya

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tidak ubahnya seperti kayu biasa jika tetap di dalam hutan

(Imam Syafi’i)

Kekhawatiran Ali bin Abi Thalib RA


“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan…
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang berakal tapi tak beriman…
Ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian…
Ada ahli ibadah tapi mewarisi ke sombongan iblis…
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi…
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat..
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut..
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan dan ada pezina yang tampil jadi figur..
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan..
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tak tau diri..
Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan…”
Lalu di antara semua itu di mana aku berada..?

(Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib RA)