Fitrah Manusia


FITRAH MANUSIA

Rasulullah SAW bersabda, “Fitrah (kesucian) manusia ada lima: dikhitan (disunat), mencukur rambut kemaluan, menggunting (merapikan) kumis, memotong kuku (tangan dan kaki), serta mencabut bulu ketiak.”

(Hadits Riwayat Bukhari)

Tawakal


TAWAKAL

“Kita hanya boleh punya ambisi yang diusahakan sekuat tenaga untuk bisa dicapai. Tetapi kita sama sekali tidak boleh punya keyakinan akan kepastian dari keberhasilan pencapaian ambisi kita tersebut”.

Bekasi Barat, Maret 2010

Brosur Biro Psikologi Actual


 

 

Workshop Workload Analysis Batch XVII


WORKSHOP WORKLOAD ANALYSIS BATCH XVII

HOTEL ARYADUTA SUITES SEMANGGI – JAKARTA PUSAT

TANGGAL 26-27 APRIL 2010

Dari kiri ke kanan: Bambang Perkasa Alam, Amirullah, Deni Anugrah Rochman, Gafrelly Mansur, Irene Hanna Sihombing, Adil Kurnia, Laetitia, Ohan Juhana, Irwan Setiyadi.

PESERTA :

  1. Bambang Perkasa Alam (PT. Patra Teknik)
  2. Amirullah (PT. Sanyo Electronic Indonesia)
  3. Deni Anugrah Rochman (PT. Sanggar Sarana Baja)
  4. Gafrelly Mansur (PT. Inti, Bandung)
  5. Irene Hanna Sihombing (Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali)
  6. Laetitia (PT. Bursa Efek Indonesia)
  7. Ohan Juhana (PT. Inti, Bandung)
  8. Irwan Setiyadi (PT. Kalbe Farma)

TRAINER : Adil Kurnia

PENYELENGGARA : Value Consult

Balada Wanita Buta


BALADA WANITA BUTA

Seorang wanita usia sekitar 70 tahun yang sudah selama 1 tahun ini matanya sudah tidak bisa melihat lagi (buta). “Semuanya gelap… walaupun disorot pakai senter baterai, tetap aja tidak ada cahaya sedikitpun yang terlihat”, katanya. Bola matanya masih normal, meskipun ada sedikit selaput yang menyelimutinya. Kelopak matanya pun masih bisa digerak-gerakan sebagaimana kalau kita berkedip. Selain itu, daya ingatnya, kemampuan berpikir sehatnya dan bahkan kelancaran serta “kecerewetannya” bicaranya relatif tidak berkurang.

Dengan kebutaan matanya, ia masih bisa mengatur keperluan rumah tangganya, seperti menyuruh membayar listrik, menagih hutang, bahkan mengontrol anak dan tukang yang sedang membangun tembok belakang rumahnya. Jadi orang yang buta matanya, sesungguhnya tidak buta ingatannya, inderanya yang lain (pendengaran, penciuman, perabaan, pengecapan), bahkan pikiran dan perasaan/hatinya.

Usaha penyembuhan yang dilakukan juga sudah dengan berbagai cara. Dokter mata di RS Cicendo Bandung sudah memvonis tidak bisa disembuhkan lagi, karena yang terganggu adalah fungsi saraf penglihatan bukan katarak atau lainnya yang masih mungkih dipulihkan melalui operasi. Dokter mata di Cirebon juga demikian, ia hanya diberikan obat tetes mata yang akhirnya tidak lagi ia teruskan karena tidak dirasakan ada perubahan ke arah kesembuhan. Pernah juga diusahakan pengobatan ke seorang tabib terkenal di Cilacap. Dengan metode menyedot mata yang buta lalu berhasil dikeluarkan cairan yang berisi segerintil daging, ternyata kesembuhan yang didambakanjuga tidak kunjung datang. Usaha penyembuhan akhirnya sampai juga pada minta pertolongan orang pintar (paranormal, dukun). Mereka umumnya mengatakan bahwa kebutaannya sulit disembuhkan karena “dikerjain” oleh orang yang tidak suka dan merasa telah di”zholimi” oleh dirinya dan keluarganya. Pendapat seperti ini cenderung lebih mudah dan mudah diterima oleh dirinya dan juga sebagian besar anak-anak dan keluarga besarnya, meskipun kebenarannya belum nyata dan masih sulit dibuktikan.

Kalau ditelusuri sejarah kehidupannya sebelum ia mengalami kebutaan, ada alasan yang lebih masuk akal yang kemungkinan menyebabkan  penglihatannya tidak berfungsi seperti sekarang. Selama bertahun-tahun semenjak menikah hingga anak pertamanya telah memiliki 2 orang cucu (jadi cicit dari wanita ini) seperti sekarang, ia memiliki profesi pekerjaan sebagai pembuat sekaligus penjual gorengan (pisang, singkong, ubi, dan sejenisnya) di pasar desa tempatnya tinggal. Bertahun-tahun ia bangun dini hari, menyalakan tungku api kayu bakar (bukan kompor), meniup-niupnya dengan bantuan pipa kecil yang bolong agar nyala apinya merata (bahkan dilakukan dengan jarak yang dekat dari api yang silau menyala), menggoreng selama beberapa jam sampai pagi matahari terbit (yang hanya diselang dengan sholat Subuh) sebelum akhirnya ia mandi, berpakaian dan bersiap-siap pergi berjualan di pasar. Menjadi masuk akal apabila saat ini fungsi penglihatannya terganggu dan akhirnya tidak berfungsi sama sekali, karena bola mata dan lapisannya yang bening dan halus ini secara rutin terus-menerus selama bertahun-tahun dipanasi oleh suhu api yang berlebihan (kulit pun seringkali tidak tahan kepanasan) dan disinari oleh cahaya merah api yang silau kontras. Namun sebagai orang desa (kampung), kesadaran akan resiko ini memang tidak terpikirkan olehnya. Berdasarkan cerita yang diperoleh ternyata tidak sedikit wanita-wanita lain dengan profesi pekerjaan yang sama/serupa di desa ini dan beberapa desa lain di sekitarnya juga tertimpa kejadian yang sama dan senasib dengan penderitaan wanita ini. Sungguh malang mereka ini yang karena tuntutan hidup dan kurangnya kesadaran akan resiko pekerjaan yang dilakukannya telah mengakibatkan penderitaan seperti ini.

Semoga Allah tetap senantiasa memberikan kebahagiaan dan ke”terang”an pada jiwa (hati) mereka meskipun dalam kebutaan yang gelap, amin…..

Leuwimunding, 22 April 2010

Kebesaran-Mu (Tuhan)


KEBESARAN-MU (TUHAN)

Kau tempatku mengadu hati
memberi segala hidup
dunia dan seisinya milik-Mu
mencintai-Mu sejati

ku manusia yang penuh dosa
berharap ampunan-Mu
lihat di langit kesempurnaan hati-Mu
Kau cinta pertama dalam hidup

Reff:
Allahu Akbar Maha Besar
memuja-Mu begitu indah
selalu Kau berikan semua
kebesaran-Mu Tuhan

repeat reff [3x]

kebesaran-Mu Tuhan

(ST 12)

Victoria University of Wellington Campus


VICTORIA UNIVERSITY OF WELLINGTON CAMPUS

Kelburn Park with Cable Car - Victoria University of Wellington

Kelburn Campus

Karori Campus

Te Aro Campus

Pipitea Campus

Jalan Keluar Terbaik


JALAN KELUAR TERBAIK

“Dalam memecahkan setiap masalah, tidak ada jalan keluar yang lebih baik daripada kita berusaha menyelesaikannya dengan sungguh-sungguh terlebih dahulu lalu kemudian berdoa dan bertawakal kepada Allah akan hasilnya”.

Pondok Kopi

Hasil Mengajar


HASIL MENGAJAR

“Dalam mengajar, Anda tidak bisa melihat hasilnya dalam satu hari kerja. Mungkin hasilnya baru kelihatan 20 tahun kemudian” (Jacques Barzun, Pendidik Perancis)

Sumber:

Harian “Seputar Indonesia” Rabu 7 April 2010

Buku-Buku Human Resource Management


BUKU-BUKU HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

  1. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 5th Edition. By H. John Bernardin, Florida Atlantic University-Boca Raton. 2010 (February 2009)/736 pages. http://www.mhhe.com/bernardin5e
  2. MANAGING HUMAN RESOURCES. 8th Edition. By Wayne Cascio, University of Colorado-Denver. 2010 (February 2009)/752 pages. http://www.mhhe.com/cascio8e
  3. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 11th Edition. By John M Ivancevich, University of Houston. 2010 (January 2009)/672 pages. http://www.mhhe.com/ivancevich11e
  4. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 7th Edition. By Raymond Andrew Noe, Ohio State University-Columbus, John R Hollenbeck, Michigan State University-East Lansing, Barry Gerhart, University of Wisconsin-Madison and Patrick M Wright, Cornell University-Ithaca. 2010 (October 2009)/768 pages. http://www.mhhe.com/noe7e
  5. FUNDAMENTALS OF HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 3th Edition. By Raymond Andrew Noe, Ohio State University-Columbus, John R Hollenbeck, Michigan State University. 2009 (September 2008)/640 pages. http://www.mhhe.com/noefund3e
  6. CASES IN ORGANIZATIONAL AND HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. By Mirza Saiyadain, International Management Institute New Delhi. 2009 (March 2009)/160. McGraw-Hill India Title.
  7. STRATEGIC HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. By Aston Centre for Human Resources (ACHR). 2008 (March 2008)/400 pages. McGraw-Hill UK CIPD Title.
  8. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 9th Edition. By Lloyd L Byars, Georgia Institute of Tech and Leslie W Rue, Georgia State University. 2008 (September 2007)/448 pages. http://www.mhhe.com/byars9e.
  9. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT FOR MBA STUDENTS. By Iain Henderson, Edinburgh Business School. 2008 (February 2008)/320 pages. McGraw-Hill UK CIPD Title.
  10. MANAGING HUMAN RESOURCE : Contemporary Perspectives in New Zealand. By Keith Macky. 2008 (May 2008). http://www.mhhe.com/au/macky.
  11. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT AT WORK. 4th Edition. By Marchington, Preston Polytechnic’s School of Management Studies and Adrian Wilkinson. 2008 (June 2008)/544 pages. McGraw-Hill UK CIPD Title.
  12. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT : A Case Study Approach. By Michael Muller-Camen, Richard Croucher and Susan Leigh. 2008 (January 2008)/544 pages. McGraw-Hill UK CIPD Title.
  13. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT. 4th Edition. By Mirza S Saiyadain. 2008 (September 2008)/572 pages. McGraw-Hill India Title.
  14. HUMAN RESOURCE AND PERSONNEL MANAGEMENT. 5th Edition. By Aswathappa, Canara Bank School of Management Studies. 2007 (July 2007)/810 pages. McGraw-Hill India Title. http://www.mhhe.com/aswathappa-hrm.
  15. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN AUSTRALIA. 3th Edition. By Helen De Cieri, Monash University and Robin Kramar, Mcquarie Graduate School of Management. 2007 (October 2007). McGraw-Hill Australia Title. http://www.mhhe/au/decieri3e.
  16. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT IN AN INTERNATIONAL CONTEXT. By Rosemary Elizabeth Lucas, Hamish Mathieson and Benjamin Lupton. 2007 (January 2007)/400 pages. McGraw-Hill UK CIPD Title.
  17. HUMAN RESOURCE MANAGEMENT STRATEGY. By Boselie. 2010 (February2010). McGraw-Hill UK Title.
  18. HUMAN RESOURCE STRATEGY : A Behavioral Perspective for the General Manager. By George Dreher, Indiana University – Bloomington and Thomas W Dougherty, University of Misouri – Columbia. 2001/456.
  19. HUMAN RESOURCE STRATEGY. By James W Walker, The Walker Group. 1992/448 pages.

(to be continued…)

« Older entries