Beban Kerja Individu


BEBAN KERJA INDIVIDU

Merupakan total waktu yang digunakan oleh seorang pemegang jabatan untuk menyelesaikan seluruh tugas-tugas pokok, tugas-tugas tambahan, dan tugas-tugas lain-lain pada suatu Jabatan. Sedangkan Beban Kerja Jabatan adalah total waktu yang digunakan untuk menyelesaikan hanya seluruh tugas-tugas pokok saja pada suatu Jabatan.

Beban kerja individu seorang karyawan akan menjadi lebih besar dibanding beban kerja jabatannya apabila ia selain mengerjakan seluruh tugas-tugas pokoknya juga mengerjakan tugas-tugas tambahan dan/atau tugas lain-lain.

Beban kerja individu seorang karyawan akan sama dengan beban kerja jabatannya apabila ia hanya mengerjakan seluruh tugas-tugas pokoknya dan tidak sama sekali mengerjakan tugas-tugas tambahan dan/atau tugas lain-lain; atau tugas-tugas pokok yang tidak dikerjakannya sama bebannya dengan tugas-tugas tambahan dan/atau tugas lain-lain yang dikerjakannya.

Beban kerja individu seorang karyawan akan menjadi lebih kecil dibanding beban kerja jabatannya apabila ia tidak mengerjakan seluruh tugas-tugas pokok yang menjadi kewajibannya sebagai pemegang jabatan tersebut, dan ia pun tidak sama sekali mengerjakan tugas-tugas tambahan maupun tugas lain-lain.

(to be continued…)

Sumber:

Materi Workshop Workload Analysis yang diselenggarakan Value Consult dengan Lead Trainer Adil Kurnia

Advertisements

2 Comments

  1. Alice Leonardi said,

    December 13, 2010 at 4:26 am

    Dear Pak Adil Kurnia,

    Kalau boleh memberikan pendapat Bapak, berapa persenkah Beban Kerja Individu dan Beban Kerja Jabatan yang dianggap normal? Maksud saya, kadangkala ada perhitungan BKI/BKJ yang lebih dari 100% karena melakukan lembur. Sebenarnya berapa % kah lembur yang masih dianggap normal? Terima kasih banyak sebelumnya. Sukses untuk Anda.

    • adilkurnia said,

      December 13, 2010 at 6:46 am

      Dear Mbak Alice,

      BKJ/BKI normal adalah 100% (8 jam atau 480 menit per hari). Kalau lembur yang MAKSIMAL biasanya saya menggunakan ketentuan ketenagakerjaan yaitu maksimal 50% dari jam kerja normal (semoga saya tidak keliru), yaitu 4 jam atau 240 menit per hari. Jika lemburnya rata-rata lebih dari 4 jam, maka perlu dikurangi tugas-tugasnya atau ditambah orang/SDM. Kalau ditanya berapa lembur yang “pantes” atau “wajar” (meskipun sebenarnya lembur bersifat temporary), gunakan saja diantara BKJ/BKI 100% dan 150% karena bisa bervariasi untuk tiap jabatan dan perusahaan, yang penting SDM digunakan optimal sekaligus tidak menyalahi ketentuan perundangan.

      Demikian jawaban saya, semoga cukup jelas…

      Adil Kurnia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: