Teringat Orang Baik


Teringat Orang Baik

Seketika setelah aku selesai sholat tahiyatul masjid sebelum sholat Jumat di mesjid dekat kantorku, terlihat di depanku seorang berkulit kehitaman yang berpostur tinggi sedang berdada tegap dengan berbaju batik juga sedang menunaikan sholat tahiyatul masjid. Ia mirip sekali dengan almarhum adik iparku yang sebelum ia meninggal adalah seorang yang baik. Ketika ia melamar adik perempuanku yang duduk di kelas 2 SMA, ia sudah bekerja meskipun hanya tamatan SMA. Meskipun terasa aneh bagi kami sebagai orang pendatang, namun di Banjarmasin melamar wanita di usia SMA sudah menjadi hal yang umum terjadi. Namun yang menjadi menarik dan mengesankan bagiku dan orangtuaku adalah bagaimana almarhum iparku ini menjalankan dan menjaga hubungan mereka dengan sangat baik, meskipun mereka tinggal berjauhan di Jakarta dan Banjarmasin karena masing-masing harus meneruskan sekolah dan kuliah. Dalam rentang waktu kurang lebih 8 tahun, meskipun tinggal berjauhan mereka berdua secara periodik saling mengunjungi dengan tanpa catatan buruk dimata kami sebagai kakak dan orangtua, sungguh suatu hal yang terpuji dan patut ditiru oleh sebagian besar anak-anak muda sekarang yang kebablasan dalam menjalin hubungan asmara.

(to be continued)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: